Menu

Mode Gelap
Dukung Program Sejuta Vaksin HPV BBPOM, Wali Kota: Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Serviks  Rotary Club, GAMKI NTT, dan GMIT Baitesda Bangun 28 Jamban Sehat di Nekon Kredit Mulai Pulih, Bank NTT Optimis Capai Dividen Rp 43,6 Miliar pada 2026 DPRD NTT Sambut Positif Rencana Bandara El Tari Berstatus Internasional DPRD NTT Dorong Taman Budaya Gerson Poyk Jadi Mesin PAD Gandeng LPK Musubu, Bank NTT Sediakan KUR Khusus Pekerja Migran Asal NTT

Ekonomi

44 UMKM dari 44 Desa Meriahkan Launching OVOP

badge-check


					44 UMKM dari 44 Desa Meriahkan Launching OVOP Perbesar

Kupang – Sebanyak 44 UMKM dari 44 desa di NTT ikut meriahkan acara launching program One Village One Product (OVOP).

Launching OVOP dilaksanakan di halaman kantor gubernur NTT pada Selasa 27 Mei 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT, Viktor Manek mengatakan Launching OVOP bukan sekadar peluncuran produk, melainkan sebuah ekspresi rasa dan karya.

Menurutnya, OVOP adalah wujud martabat diri, di mana potensi lokal, kemampuan beradaptasi, dan kerja keras para pelaku usaha terekspresi dalam satu produk yang menggambarkan kebanggaan dan keunikan kita.

“Launching OVOP, dan Gerakan Beli Produk NTT, menampilkan 44 produk unggulan dari desa/kelurahan lokus OVOP,” kata Viktor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT, Viktor Manek

Dia menjelaskan, ke-44 produk OVOP yang akan diluncurkan telah melalui serangkaian proses pemetaan potensi dan keberlanjutan bahan baku, penilaian desa satelit, identifikasi pembeli, jalur distribusi, serta analisis aspek legalitas dan pendampingannya.

Pendampingan provinsi berfokus pada berbagai aspek penting, seperti peningkatan kualitas produksi, bantuan sarana prasarana produksi, kemasan, labeling, pengurusan izin edar (BPOM dan Halal), pengurusan Barcode danQRIS, serta penguatan pemasaran digital dan promosi produk sepanjang tahun 2025.

Manek juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa, terutama kepada Sekda, BPOM NTT, BPJS NTT, dan Bank NTT yang telah menyediakan panggung untuk pelaksanaan OVOP.

“Kami sangat menantikan kolaborasi lebih lanjut dengan perguruan tinggi dan mitra lainnya dalam riset, pengembangan, dan inovasi produk berbasis potensi lokal, untuk mewujudkan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kredit Mulai Pulih, Bank NTT Optimis Capai Dividen Rp 43,6 Miliar pada 2026

21 Januari 2026 - 16:53 WIB

DPRD NTT Sambut Positif Rencana Bandara El Tari Berstatus Internasional

21 Januari 2026 - 05:21 WIB

Gandeng LPK Musubu, Bank NTT Sediakan KUR Khusus Pekerja Migran Asal NTT

19 Januari 2026 - 17:48 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Dorong Pelaku Usaha di NTT Kembangkan Produk Usaha dari Laut

30 Oktober 2025 - 10:48 WIB

Pemerintah Diminta Bangun NTT Mart di Daerah Perbatasan 

14 September 2025 - 14:06 WIB

Trending di Ekonomi