Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, dijadwalkan melantik badan pengurus Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang (KKBM Kupang) periode 2025–2028 pada Sabtu (27/12/2025). Pelantikan tersebut akan dirangkaikan dengan perayaan Natal bersama.
Seremonial pelantikan dan Natal bersama ini akan digelar di Aula El Tari, Kompleks Kantor Gubernur NTT, Jalan Polisi Militer, Oebobo, Kota Kupang, mulai pukul 15.30 Wita. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi KKBM Kupang dalam memulai masa bakti kepengurusan yang baru.

Transformasi KKBM Kupang
KKBM Kupang sebelumnya bernama Kerukunan Keluarga Besar Maumere Kupang. Namun, melalui Musyawarah Besar (Mubes) III yang digelar pada 25 Oktober 2025, nama organisasi tersebut resmi diubah menjadi Komunitas Kita Bersaudara Maumere Kupang.
Dalam Mubes III itu juga diputuskan bahwa KKBM Kupang mendaftarkan diri sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT sebagai bentuk ketaatan terhadap regulasi yang ditetapkan negara.
Ketua KKBM Kupang, Agus Bajo, mengatakan pelantikan pengurus menjadi penanda dimulainya masa bakti pengurus untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi sesuai hasil Mubes.
“Ini berdasarkan hasil Mubes 25 Oktober yang lalu. Tujuannya supaya semua dalam kepengurusan boleh menjalankan tugas sesuai dengan rencana kerja yang akan dibahas dalam rapat kerja nanti,” ujar Agus Bajo dalam konferensi pers, Jumat (26/12/2025).
Ia menegaskan bahwa KKBM Kupang membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat Maumere di Kota Kupang, terutama para anggota organisasi.
“Perencanaan membutuhkan kehadiran semua anggota dan semua orang tua untuk menyukseskan acara ini,” kata Agus Bajo yang kembali terpilih sebagai ketua untuk periode kedua.
Berdasarkan data resmi organisasi, keanggotaan KKBM Kupang saat ini terdiri dari 20 kelompok arisan dengan total 424 kepala keluarga atau sekitar 2.120 jiwa.
“Itu yang sudah resmi menjalankan kewajiban dan mendapatkan manfaat sesuai dengan hak anggota,” jelasnya.
Agus berharap kekompakan dan keaktifan seluruh pengurus dapat membawa KKBM Kupang berkontribusi nyata bagi seluruh anggota.
Ketua Dewan Penasehat KKBM Kupang, Kristo Blasin, menyampaikan bahwa transformasi KKBM Kupang diharapkan mampu meningkatkan kerukunan, rasa kekeluargaan, serta kemanfaatan bagi seluruh anggota.
“Kita terus berdinamika dari waktu ke waktu sesuai situasi. Dengan bertransformasi menjadi ormas, kita berharap kerukunan keluarga besar Maumere semakin solid, kompak, dan makin hadir di tengah masyarakat Kota Kupang dan NTT, serta diakui oleh pemerintah,” ungkap Kristo Blasin.
Ia juga berharap kepengurusan yang baru mampu merangkul seluruh komunitas masyarakat Maumere di Kota Kupang dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap kepengurusan yang baru bisa merangkul seluruh anggota komunitas Maumere di Kota Kupang dan menjadi bagian aktif dari pemerintahan, baik di tingkat kota maupun provinsi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Getrudis N. Wora, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan terdiri dari empat agenda utama, yakni misa pelantikan dan Natal bersama, seremonial pelantikan badan pengurus, launching UMKM, serta pentas budaya dan ramah tamah.
“Seluruh rangkaian acara akan diawali dengan misa yang dijadwalkan mulai pukul 15.30 Wita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan melalui gladi dan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen kesiapan.
“Kami berharap seluruh panitia dan semua anggota KKBM Kupang dapat bersama-sama menyukseskan agenda ini,” tutup Getrudis. (*/)














