Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Kilas NTT

Pemotongan TKD Kabupaten Alor Capai Rp140 Miliar, Wabup Optimis Program Bisa Berjalan 

badge-check


					Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo Perbesar

Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo

Kupang – Pemerintah Kabupaten Alor harus menghadapi tantangan berat setelah terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp140 miliar.

Meski demikian, Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, tetap optimistis seluruh program prioritas daerah dapat berjalan sesuai rencana.

Menurut Rocky, pemotongan ini merupakan kebijakan nasional yang juga dialami banyak daerah lain di Indonesia. Pemerintah pusat melakukan penyesuaian anggaran dalam rangka menjaga stabilitas fiskal dan efisiensi belanja negara.

“Memang ada penurunan cukup signifikan, sekitar Rp140 miliar. Tapi kami tetap yakin, dengan perencanaan yang matang dan efisiensi, program pembangunan di Alor bisa tetap berjalan,” ujar Rocky di Kupang Selasa (12/11).

Mantan Anggota DPRD NTT menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap sejumlah pos belanja, terutama yang tidak bersifat mendesak, tanpa mengganggu sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

“Kami akan fokus pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama penurunan stunting, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan ekonomi berbasis desa,” tambahnya.

Meski anggaran berkurang, Rocky menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci agar pelaksanaan program tetap efektif.

Pemerintah Kabupaten Alor juga akan memaksimalkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) serta mengoptimalkan penggunaan dana transfer yang tersedia.

“Kita tetap kerja dengan semangat. Yang penting masyarakat tidak dirugikan, dan pelayanan publik terus berjalan,” tegasnya.

Dengan langkah penyesuaian dan efisiensi yang tepat, Pemkab Alor berharap dampak pemotongan TKD tidak menghambat target pembangunan yang sudah direncanakan untuk tahun anggaran berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTT Minta Tambahan Kuota BBM Subsidi 5 Persen

14 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Inspektorat NTT Dorong APIP Beralih dari Pemeriksa Menjadi Mitra Strategis

14 Oktober 2026 - 05:13 WIB

PA GMNI NTT Buka Posko Bantuan untuk Korban Gempa SBD

7 Oktober 2026 - 02:32 WIB

GMIT Dukung Program Pemprov NTT untuk Kesejahteraan Pekerja

6 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Simson Polin Sumbang Dua Lampu Solar Cell untuk Warga Loman

26 September 2026 - 04:10 WIB

Trending di Kilas NTT