Kupang – Juru bicara Fraksi Amanat Sejahtera, Saiful Sengaji mengatakan, program Tour De EnTeTe yang digagas pemerintah merupakan salah satu agenda strategis mempromosikan pariwisata, budaya serta mengangkat potensi kearifan lokal ke tingkat nasional maupun internasional.
Melalui even ini, diharapkan tercipta multiplayer effect bagi sektor lain, khususnya ekonomi kreatif, UMKM, transportasi, dan jasa perhotelan.

Walaupun demikian, Fraksi Amanat Sejahtera, kata Sengaji, memberikan sejumlah catatan kritis agar pelaksanaan Tour de NTT tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, melainkan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Pertama; Fraksi menekankan pentingnya efektivitas dan keberlanjutan program, sehingga benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar rute dan destinasi wisata.
Kedua, Fraksi meminta adanya keterlibatan masyarakat lokal secara aktif, mulai dari pelaku UMKM, kelompok seni-budaya, hingga komunitas desa wisata.
“Dengan begitu, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan segelintir pihak,” kata Saiful.
Ketiga, Fraksi menyoroti infrastruktur dan kesiapan daerah, termasuk perbaikan jalan, transportasi, kebersihan lingkungan, dan fasilitas publik di titik wisata. Hal ini dinilai penting agar pelaksanaan event dapat memberi kesan positif bagi peserta maupun wisatawan.
Keempat, terkait anggaran, Fraksi menegaskan agar penggunaan dana Tour de NTT dirancang efektif, transparan, dan tepat sasaran, sehingga tidak membebani fiskal daerah tanpa hasil yang jelas.
Kelima, Fraksi mendorong adanya strategi promosi dan branding yang lebih kuat, termasuk melalui kampanye digital, kolaborasi dengan travel agent, hingga jaringan internasional.
“Dengan demikian, Tour de NTT tidak hanya ramai saat event berlangsung, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sepanjang tahun,” tegas Saiful.














