Menu

Mode Gelap
Sekretariat DPRD NTT Dukung Ketersediaan Darah Pemprov NTT Pastikan Praktik Baik Land4Lives Berlanjut HKTI Dorong Petani NTT Masuk Rantai Pasok MBG Fernando Soares: HKTI NTT Harus Bawa Solusi Kepala BGN Makan Bersama Siswa SDK Penfui Pimpin HKTI NTT, Fernando Soares Pastikan Petani NTT Naik Kelas

Ekonomi

Dua Pengurus dan Tiga Pengawas Kopdit Santa Maria Assumpta Kupang Ikut Uji Kepatutan dan Kelayakan

badge-check


					Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Dr. Lery Rupidara saat membuka kegiatan UKK di Kopdit Sta Maria Assumpta Kupang Perbesar

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Dr. Lery Rupidara saat membuka kegiatan UKK di Kopdit Sta Maria Assumpta Kupang

Kupang – Dua orang pengurus dan tiga orang pengawas Kopdit Solidaritas Sta Maria Assumpta Kupang mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

General Manager Kopdit Solidaritas, Urbanus Reko mengatakan, UKK ini bertujuan untuk mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh dan berdaya.

“UKK merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pengurus dan pengawas koperasi,” kata Urbanus di Kupang pada Jumad 7 Maret 2025.

Mereka yang mengikuti UKK tahap akhir wawancara saat ini, kata Urbanus adalah pengurus dan pengawas yang telah lulus seleksi administrasi.

Setelah dinyatakan lulus tahap seleksi administrasi, selanjutnya mengikuti tes wawancara yang dilakukan oleh penguji dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT.

“Sebelumnya ada delapan orang yang daftar. Dari unsur pengurus 5 orang dan unsur pengawas 3 orang. Lima lulus administrasi sedangkan 4 orang belum lengkap secara administrasi,” jelasnya.

Dirinya berharap lima peserta yang terdiri dari 2 unsur pengurus dan tiga unsur pengawas dinyatakan lulus tahap akhir wawancara.

“Kita berharap semua yang ikut UKK saat ini dinyatakan lulus. Dan di UKK berikutnya, mereka sudah bisa lengkap bisa ikut UKK,” tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Dr Lery Rupidara mengatakan, tes wawancara saat ini berkaitan dengan kriteria penilaian integritas, reputasi dan penilaian kompetensi atau keahlian.

Pertama adalah penilaian Integritas. Penilaian ini terkait kecapan, akhlak dan komitmen pada regulasi dan pengembangan lembaga.

Kedua adalah penilaian reputasi keuangan. Penilaian pengetahuan tentang kondisi keuangan koperasi seperti banyaknya kredit macet

Penilaian kompetensi. Penilaian ini berhubungan dengan peserta memilki pengetahuan, skill, motivasi diri dan perilaku khusus,

“Yang dilihat dalam UKK ini adalah kreativitas. Bagaiman peserta memilki kemampuan perencanaan strategis,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FTZ NTT Harus Dorong Nilai Tambah Komoditas Lokal

14 September 2026 - 04:36 WIB

Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati

30 Juli 2026 - 14:17 WIB

Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen

28 Juli 2026 - 05:11 WIB

TPID NTT Libatkan Sekolah Kendalikan Inflasi Lewat Cabai

25 Juli 2026 - 10:26 WIB

Sasando Motor Rote Ndao Buka Cabang di Oesapa, Solusi Tepat Service Motor Mahasiswa

6 Mei 2026 - 08:32 WIB

Trending di Ekonomi