Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Ekonomi

Isu Kehadiran Buaya di Pantai Wini Rugikan Pelaku UMKM dan Pariwisata, Dewan: Pemerintah Jangan Diam

badge-check


					Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi Perbesar

Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi

Kupang – Pelaku usaha di destinasi wisata Pantai Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi NTT alami kerugian karena ketiadaan pengunjung.

Penyebabnya karena adanya informasi dari pemerintah melalui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten TTU terkait kemunculan buaya.

“Ada isu buaya di objek wisata di Wini.  Isu ini dihembuskan oleh kepala dinas pariwisata yang buat berita buaya banyak  di wini,” kata Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi di Kupang pada Senin 6 Mei 2025.

Anggota Komisi II DPRD NTT ini mengatakan, informasi tentang munculnya buaya tersebut menyebabkan pengunjung takut untuk berwisata di lokasi wisata Pantai Wini

Informasi ini, kata Klara diperoleh saat berdialog dengan para pelaku usaha pariwisata dan pelaku UMKM ketika Komisi II DPRD NTT melakukan pemantauan di destinasi wisata Pantai Wini.

“Pelaku UMKM dan pengelola resort mengeluh tidak ada pendapatan. Informasi itu buat usaha mereka macet,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah seharusnya hanya membuat himbauan kepada pengunjung berupa pemasangan papan pengumuman bukan dengan melarang pengunjung untuk datang.

“Seharusnya buat himbauan saja bukan melarang. Kasihan para pelaku usaha apalagi pelaku UMKM,” kata Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB ini.

Dirinya berharap, pemerintah setempat bersama dinas pariwisata segera menyelesaikan maslaah ini dan mencari solusi terbaik.

“Pemerintah harus ambil sikap. Jangan lepas tangan atau dibiarkan begitu saja,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur

19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemprov NTT Perkuat Ekonomi Masyarakat Desa Tunbes

15 Oktober 2026 - 02:27 WIB

PA GMNI NTT Usulkan Empat Langkah Atasi Kelangkaan BBM Bersubsidi

13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Delapan Catatan Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat untuk Pemprov NTT

22 September 2026 - 06:13 WIB

FTZ NTT Harus Dorong Nilai Tambah Komoditas Lokal

14 September 2026 - 04:36 WIB

Trending di Ekonomi