Menu

Mode Gelap
Sasando Motor Rote Ndao Buka Cabang di Oesapa, Solusi Tepat Service Motor Mahasiswa KKB Bank NTT Jadi Solusi Pembiayaan Kendaraan, Bantu Warga dan Pelaku Usaha Lebih Produktif Stan Sederhana, Karya Luar Biasa: Pesona SMKN 1 Waikabubak di Panggung Hardiknas Gubernur Melky Apresiasi Inovasi UPTD Tekkomdik Lahirkan Buku Peta Satuan Pendidikan Dari Tomat hingga Studio Mini, SMK Sasitamean Curi Perhatian di Pameran Hardiknas NTT Kisah Simson Polin, Dari Jualan Es Manis di Pelabuhan Pantai Baru Hingga Kursi DPRD NTT

Ekonomi

Isu Kehadiran Buaya di Pantai Wini Rugikan Pelaku UMKM dan Pariwisata, Dewan: Pemerintah Jangan Diam

badge-check


					Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi Perbesar

Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi

Kupang – Pelaku usaha di destinasi wisata Pantai Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi NTT alami kerugian karena ketiadaan pengunjung.

Penyebabnya karena adanya informasi dari pemerintah melalui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten TTU terkait kemunculan buaya.

“Ada isu buaya di objek wisata di Wini.  Isu ini dihembuskan oleh kepala dinas pariwisata yang buat berita buaya banyak  di wini,” kata Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi di Kupang pada Senin 6 Mei 2025.

Anggota Komisi II DPRD NTT ini mengatakan, informasi tentang munculnya buaya tersebut menyebabkan pengunjung takut untuk berwisata di lokasi wisata Pantai Wini

Informasi ini, kata Klara diperoleh saat berdialog dengan para pelaku usaha pariwisata dan pelaku UMKM ketika Komisi II DPRD NTT melakukan pemantauan di destinasi wisata Pantai Wini.

“Pelaku UMKM dan pengelola resort mengeluh tidak ada pendapatan. Informasi itu buat usaha mereka macet,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah seharusnya hanya membuat himbauan kepada pengunjung berupa pemasangan papan pengumuman bukan dengan melarang pengunjung untuk datang.

“Seharusnya buat himbauan saja bukan melarang. Kasihan para pelaku usaha apalagi pelaku UMKM,” kata Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB ini.

Dirinya berharap, pemerintah setempat bersama dinas pariwisata segera menyelesaikan maslaah ini dan mencari solusi terbaik.

“Pemerintah harus ambil sikap. Jangan lepas tangan atau dibiarkan begitu saja,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sasando Motor Rote Ndao Buka Cabang di Oesapa, Solusi Tepat Service Motor Mahasiswa

6 Mei 2026 - 08:32 WIB

KKB Bank NTT Jadi Solusi Pembiayaan Kendaraan, Bantu Warga dan Pelaku Usaha Lebih Produktif

4 Mei 2026 - 02:06 WIB

DPRD NTT Usulkan Ada Payung Hukum bagi ODGJ

22 April 2026 - 04:42 WIB

PSI Setujui Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda, Tekankan Transparansi dan Target Dividen 2026

9 April 2026 - 06:52 WIB

Setujui Perseroda, PDI Perjuangan Beri Catatan Kritis untuk Transformasi Bank NTT

9 April 2026 - 06:32 WIB

Trending di Politik