Soe – Panitia Ben Mboi Memorial Cup (BMMC) II 2026 menargetkan penyelenggaraan turnamen bola voli tahun ini berlangsung lebih berkualitas dibandingkan edisi pertama.
Sejumlah evaluasi dan pembenahan disiapkan, mulai dari teknis pertandingan, pelayanan peserta dan penonton, hingga peningkatan bonus bagi para juara.

Turnamen yang mengusung TTS Edition tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 November hingga 9 Desember 2026 di GOR Nekmese, So’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Ketua Umum Panitia BMMC II 2026, Kompol Januarius Seran, mengatakan pengalaman penyelenggaraan edisi pertama menjadi modal penting untuk mempersiapkan turnamen yang lebih baik.
Menurut Januarius, berbagai catatan evaluasi sebelumnya akan menjadi prioritas pembenahan agar penyelenggaraan tahun ini berjalan lebih tertib, profesional, dan memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh pihak yang terlibat.
Pembenahan tersebut mencakup kesiapan teknis pertandingan, koordinasi operasional, pelayanan peserta dan penonton, serta penguatan komunikasi dan publikasi kegiatan.
Salah satu target peningkatan yang sedang diupayakan panitia adalah kenaikan bonus juara sekitar 50–70 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Januarius menyampaikan, peningkatan bonus merupakan bentuk apresiasi kepada atlet dan tim yang berpartisipasi sekaligus menjadi salah satu upaya meningkatkan daya tarik kompetisi. Namun, besaran bonus akhir masih akan disesuaikan dengan kesiapan pembiayaan dan keputusan resmi penyelenggara.
Untuk mematangkan persiapan, panitia telah menggelar rapat perdana yang membahas pembacaan surat keputusan (SK) kepanitiaan, pembagian tugas, serta kebutuhan teknis masing-masing divisi.
Sejumlah agenda yang dibahas meliputi pendaftaran peserta, mekanisme pertandingan, persiapan pembukaan, hingga pelaksanaan acara penutupan.
Panitia juga mulai berkoordinasi dengan Polda NTT melalui Ditintelkam, Ditpamobvit, dan Polres TTS terkait penerbitan izin keramaian, bantuan pengamanan, serta asesmen kelayakan GOR Nekmese sebagai lokasi pertandingan.
Januarius yang juga menjabat Sekretaris Umum Pengprov PBVSI NTT tersebut dipercaya memimpin kepanitiaan bersama Roy Babys, Ketua PBVSI TTS, sebagai Ketua Harian.
Struktur kepanitiaan melibatkan Pengprov PBVSI NTT, Pengkab PBVSI TTS, serta dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dikoordinasikan dengan baik.
Selain kualitas pertandingan, panitia juga memberi perhatian pada pengalaman peserta dan pengunjung selama berada di Kabupaten TTS. Sebagai tuan rumah, TTS diharapkan dapat memperkenalkan potensi pariwisata, seni budaya, ekonomi kreatif, dan kuliner khas daerah kepada kontingen dari berbagai wilayah di NTT.
Persiapan informasi mengenai akomodasi, transportasi, dan layanan pendukung lainnya juga menjadi bagian dari perhatian panitia.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, Januarius menegaskan seluruh jajaran panitia berkomitmen bekerja maksimal. Panitia menargetkan kebutuhan persiapan dapat diselesaikan dalam 18 hari melalui koordinasi dan pembagian tugas secara terpadu.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah, PBVSI NTT, PBVSI TTS, komunitas, relawan, dan masyarakat dapat membantu menyukseskan BMMC II 2026.
“BMMC II 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi bola voli yang berkualitas, tetapi juga memperkuat prestasi atlet dan persaudaraan antardaerah di NTT,” harapnya.













