Menu ✖

Mode Gelap
Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan RSUP Ben Mboi Buka Akses Layanan bagi Warga Miskin Pemprov NTT Perkuat Ekonomi Masyarakat Desa Tunbes

Breaking News

Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal

badge-check


					Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Perbesar

Sumba Tengah–  Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran bunga tinggi dari lembaga keuangan ilegal.

Imbauan ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi peran dan fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Aula PA Seraphine, Desa Matawoga, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peran LPS dalam melindungi simpanan nasabah perbankan.

Hadir pada kesempatan itu Kepala LPS, Wakil Ketua DPRD Sumba Tengah, anggota DPRD Sumba Tengah, Kepala Desa Matawoga serta unsur masyarakat Sumba Tengah.

Julie mengatakan, penguatan literasi keuangan penting agar masyarakat memahami haknya sebagai nasabah, termasuk batas nilai simpanan dan persyaratan untuk memperoleh penjaminan dari LPS.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran bunga tinggi dari lembaga keuangan yang tidak resmi. Masyarakat diminta memastikan bahwa mereka menabung melalui bank yang sah dan resmi agar simpanannya memperoleh perlindungan sesuai ketentuan.

“Jadi jangan tergiur dengan bunga tinggi dari bank yang tidak resmi, pastikan menabung di bank yang sah dan resmi agar simpanan kita aman dan dijamin,” ungkap Julie.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko Bidang Perbankan LPS, Mugianto, menyampaikan bahwa LPS mendukung kegiatan literasi keuangan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan timur.

Menurut Mugianto, literasi keuangan penting untuk membangun budaya menabung di tengah masyarakat. LPS juga berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat ketika menyimpan uang di bank.

Ia menjelaskan bahwa LPS memberikan penjaminan simpanan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami fungsi LPS dan memiliki kepercayaan terhadap sistem perbankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste

24 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Sekda NTT Minta Pengawasan Dana Bencana Diperketat, Tak Boleh Ada Penyimpangan

14 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Fernando Soares: HKTI NTT Harus Bawa Solusi

16 September 2026 - 07:22 WIB

Kepala BGN Makan Bersama Siswa SDK Penfui

16 September 2026 - 05:39 WIB

Gubernur NTT Lantik Lima Pejabat Eselon II dan Kepala UPTD SPAM

11 September 2026 - 12:42 WIB

Trending di Breaking News