Menu

Mode Gelap
Kejati NTT Komitmen Dampingi Bank NTT Secara Hukum Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati Jokowi Dinilai Masih Memiliki Ikatan Emosional dengan Masyarakat NTT Simson Polin: Kunjungan Jokowi Jadi Kehormatan bagi Masyarakat NTT Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen TPID NTT Libatkan Sekolah Kendalikan Inflasi Lewat Cabai

Ekonomi

Gandeng LPK Musubu, Bank NTT Sediakan KUR Khusus Pekerja Migran Asal NTT

badge-check


					Gandeng LPK Musubu, Bank NTT Sediakan KUR Khusus Pekerja Migran Asal NTT Perbesar

Kupang – PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Musubu dalam penyediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank NTT dan PT AP Bali Konsultan Bisnis selaku pengelola LPK Musubu, Senin (19/1/2026).

Kerja sama ini bertujuan mendukung penempatan pekerja migran asal NTT yang terencana, aman, legal, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perlindungan PMI sejak tahap pra-keberangkatan.

Melalui skema ini, Bank NTT menyediakan fasilitas pembiayaan bagi peserta program magang (internship) dan PMI binaan LPK Musubu untuk memenuhi kebutuhan biaya persiapan hingga keberangkatan kerja ke luar negeri.

Skema pembiayaan yang digunakan adalah Kredit Pekerja Migran dengan plafon pinjaman berkisar Rp75 juta hingga Rp100 juta, tenor maksimal satu tahun, serta dilengkapi perlindungan asuransi kredit sesuai ketentuan Bank NTT.

Dalam pelaksanaannya, LPK Musubu berperan aktif merekomendasikan peserta, melakukan pendampingan, serta memantau kewajiban pembayaran kredit guna meminimalkan risiko pembiayaan.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa KUR ini merupakan skema khusus bagi pekerja migran dan berbeda dari KUR pada umumnya.

Ia menyebut Bank NTT dipercaya menyalurkan pembiayaan tersebut karena dinilai sehat serta mampu bekerja sama dengan lembaga yang legal dan taat aturan.

“Ini KUR khusus pekerja migran. Bank NTT dipercaya karena sehat dan mampu menyalurkan pembiayaan kepada perusahaan yang legal serta mempersiapkan pekerja migran dengan benar,” tegas Gubernur Melki.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank NTT, dan LPK Musubu menjadi model perlindungan PMI agar tidak terjerat rentenir maupun jaringan mafia tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dalam skema ini, pembayaran kredit dilakukan setelah PMI bekerja di negara tujuan melalui mekanisme pemotongan gaji dengan bunga KUR yang sangat rendah.

Penempatan tahap awal difokuskan ke Jepang, dengan peluang pengembangan ke Australia dan negara lainnya. Langkah ini sejalan dengan target Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong pekerja migran asal daerah menjadi tenaga kerja terampil (skilled worker).

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengatakan program ini merupakan wujud komitmen Bank NTT untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai pembiayaan dengan bunga rendah akan meringankan beban PMI dibandingkan pembiayaan berbunga tinggi yang selama ini kerap terjadi.

“Selama ini mereka dibiayai dengan bunga sangat tinggi. Sekarang Bank NTT hadir dengan bunga jauh lebih murah, bahkan hanya sekitar 30 persen dari beban sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan PT Musubu, Yofani Maria R.R. Francis Yuki, menjelaskan bahwa Musubu membangun ekosistem penempatan PMI yang lengkap, mulai dari rekrutmen, pelatihan, uji kompetensi hingga penempatan kerja yang legal dan terjamin.

Hingga kini, Musubu telah menempatkan puluhan perawat asal NTT di berbagai rumah sakit di Jepang dan menyiapkan peserta lainnya untuk penempatan berikutnya.

CEO LPK Musubu, Isye Trombine, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus membangun sumber daya manusia NTT melalui penempatan kerja yang profesional dan berkelanjutan, termasuk membuka peluang ke Australia.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Wali Kota Darwin, Amye Un, yang mewakili masyarakat NTT di Australia. Ia menilai program ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup generasi muda NTT melalui penempatan kerja yang terencana dan bermartabat.

Melalui sinergi Bank NTT dan LPK Musubu, diharapkan kualitas penempatan PMI asal NTT semakin meningkat, perlindungan pekerja migran semakin kuat sejak pra-keberangkatan, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati

30 Juli 2026 - 14:17 WIB

Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen

28 Juli 2026 - 05:11 WIB

TPID NTT Libatkan Sekolah Kendalikan Inflasi Lewat Cabai

25 Juli 2026 - 10:26 WIB

Sasando Motor Rote Ndao Buka Cabang di Oesapa, Solusi Tepat Service Motor Mahasiswa

6 Mei 2026 - 08:32 WIB

KKB Bank NTT Jadi Solusi Pembiayaan Kendaraan, Bantu Warga dan Pelaku Usaha Lebih Produktif

4 Mei 2026 - 02:06 WIB

Trending di Ekonomi