Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Kilas NTT

KKBM Kupang Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Palue

badge-check


					Satu dari ratusan rumah warga di Kecamatan Palue, Sikka yang Roboh akibat Gempa Flores beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa Perbesar

Satu dari ratusan rumah warga di Kecamatan Palue, Sikka yang Roboh akibat Gempa Flores beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa

Kupang – Komunitas Kita Bersaudara Maumere (KKBM) Kupang menyalurkan bantuan tunai Rp22 juta bagi warga terdampak gempa bumi Flores di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Ketua KKBM Kupang, Willem Enga, kepada dua paroki di Palue pada 4 September 2026. Masing-masing menerima Rp11 juta, yakni Paroki Ave Maria Bintang Laut Uwa dan Paroki Santa Familia Lei, Keuskupan Maumere.

Di Paroki Ave Maria Bintang Laut Uwa, bantuan diterima Pastor Rekan Romo Didit mewakili Pastor Paroki Romo Rinto. Sementara di Paroki Santa Familia Lei, bantuan diterima Pastor Paroki Pater Remi bersama perwakilan umat.

Bantuan akan disalurkan pihak paroki kepada umat yang terdampak dan membutuhkan berdasarkan data yang telah dimiliki masing-masing paroki.

Pater Remi menyampaikan terima kasih kepada KKBM Kupang dan warga Maumere di Kupang atas kepedulian terhadap masyarakat Palue.

“Kiranya ini dapat meringankan beban umat kami. Mbola So untuk keluarga besar Maumere Kupang. Tuhan memberkati,” ujarnya.

Romo Didit juga menyampaikan terima kasih atas perhatian diaspora Maumere yang tergabung dalam KKBM Kupang.

“Saya, Romo Didit, dan seluruh umat mendoakan semoga Tuhan memberkati dan memberikan rahmat serta kekuatan bagi bapa mama yang telah memberi perhatian dari Kupang,” katanya.

Willem mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas warga diaspora Kabupaten Sikka di Kota Kupang terhadap masyarakat Palue yang terdampak gempa 15 Agustus 2026.

Total dana yang dihimpun KKBM Kupang mencapai Rp24,85 juta. Sebanyak Rp22 juta disalurkan untuk bantuan, sedangkan Rp2,85 juta digunakan untuk transportasi, akomodasi, dan publikasi.

 

 

Menurut Willem, bantuan awalnya direncanakan diberikan langsung kepada sekitar 100 kepala keluarga terdampak. Namun, karena kondisi geografis dan jarak antarlokasi penerima, penyaluran didelegasikan kepada pastor paroki dan tokoh umat agar lebih teratur dan tepat sasaran.

Ketua KKBM Kupang, Agustinus Bajo, menyampaikan dukacita kepada warga yang terdampak gempa serta mengapresiasi pemerintah dan berbagai pihak yang telah membantu penanganan bencana.

KKBM Kupang saat ini juga membuka donasi tahap II yang akan difokuskan untuk membantu mahasiswa asal Kabupaten Sikka di Kota Kupang yang orang tuanya terdampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTT Minta Tambahan Kuota BBM Subsidi 5 Persen

14 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Inspektorat NTT Dorong APIP Beralih dari Pemeriksa Menjadi Mitra Strategis

14 Oktober 2026 - 05:13 WIB

PA GMNI NTT Buka Posko Bantuan untuk Korban Gempa SBD

7 Oktober 2026 - 02:32 WIB

GMIT Dukung Program Pemprov NTT untuk Kesejahteraan Pekerja

6 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Simson Polin Sumbang Dua Lampu Solar Cell untuk Warga Loman

26 September 2026 - 04:10 WIB

Trending di Kilas NTT