Menu

Mode Gelap
Program Talent Scouting Melki–Johni Berbuah Manis, 3.003 Siswa NTT Tembus SNBP 2026 Simson Polin: Obor Paskah Jadi Simbol Damai dari NTT untuk Dunia PSI Setujui Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda, Tekankan Transparansi dan Target Dividen 2026 Setujui Perseroda, PDI Perjuangan Beri Catatan Kritis untuk Transformasi Bank NTT Demokrat Restui Perseroda Bank NTT dengan Catatan Kritis Soal Kontrol dan Tata Kelola Banggar DPRD NTT Desak Skema Pendanaan PPPK Segera Diputuskan

Pendidikan

Program Talent Scouting Melki–Johni Berbuah Manis, 3.003 Siswa NTT Tembus SNBP 2026

badge-check


					Foto: Istrimewa Perbesar

Foto: Istrimewa

Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencatat capaian membanggakan di sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma, sebanyak 3.003 siswa SMA/SMK di NTT berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti konkret keberlanjutan program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dijalankan Pemprov NTT.

Setelah sukses melalui Program Quick Win 2025 yang membuka akses luas ke perguruan tinggi, sekolah kedinasan, hingga institusi TNI dan Polri, kini fokus kebijakan diperkuat melalui pendekatan talent scouting yang lebih sistematis dan terarah.

Program ini sejalan dengan Dasa Cita Melki–Johni di bidang pendidikan yang menargetkan terwujudnya NTT Cerdas. Pemerintah tidak hanya memperluas kesempatan melanjutkan studi, tetapi juga membangun daya saing siswa sejak dini melalui pembinaan terstruktur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil strategi yang dijalankan secara berjenjang.

“Pemerintah hadir sejak awal, mulai dari pemetaan potensi siswa, penguatan akademik, pelaksanaan try out berkala, hingga pendampingan intensif selama proses seleksi,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT mencatat jumlah siswa kelas XII SMA/SMK di NTT mencapai 81.231 orang, terdiri dari 55.440 siswa SMA dan 25.791 siswa SMK. Dari jumlah tersebut, 3.003 siswa dinyatakan lolos melalui jalur SNBP yang berbasis nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik.

Sebaran kelulusan siswa NTT merata di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Universitas Nusa Cendana menjadi kampus tujuan terbanyak dengan 2.260 siswa, diikuti Universitas Timor sebanyak 357 siswa.

Selain itu, siswa NTT juga diterima di sejumlah kampus ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Memasuki 2026, Pemprov NTT memperkuat strategi melalui pembentukan tim khusus masuk PTN di sekolah-sekolah, pengembangan klinik PTN, serta layanan bimbingan karier yang lebih terstruktur. Pendataan minat dan bakat siswa juga dilakukan sejak kelas X guna memastikan pembinaan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Ambrosius menegaskan, capaian ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik.

“Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang terarah dan berkelanjutan mampu meningkatkan kualitas dan kepercayaan diri generasi muda NTT untuk bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Program Talent Scouting ini baru mencakup jalur prestasi (SNBP). Sementara itu, seleksi melalui ujian tertulis masuk PTN, TNI/Polri, serta sekolah kedinasan masih berlangsung.

Pemerintah Provinsi NTT optimistis, dengan penguatan strategi yang konsisten, pembangunan SDM unggul di daerah ini akan semakin nyata dan berdampak jangka panjang bagi kemajuan NTT. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wali Kota Kupang Tekankan Disiplin ASN dan Akurasi Dapodik

19 Januari 2026 - 13:02 WIB

Pemerintah Diminta Prioritaskan Anggaran untuk Bangun Sekolah Tanpa Gedung

29 Juli 2025 - 09:20 WIB

Belum Terima Gaji 4 Bulan, Belasan Guru PGRI Kota Kupang Mengadu ke Ketua PGRI NTT 

27 Maret 2025 - 05:48 WIB

Pemprov NTT Bayar Gaji Guru dan Tenaga Kependidikan, Ini Alasan Keterlambatan Pembayaran 

20 Maret 2025 - 15:19 WIB

Ketua PGRI NTT Sebut Pemerintah Keliru Keluarakan SK Pensiun ke Ibu Margarita

18 Maret 2025 - 17:11 WIB

Trending di Pendidikan