Menu

Mode Gelap
Rote Ndao Siap Sambut Obor Perdamaian Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 Gubernur Melky Kantongi Hasil Investigasi Inspektorat Isu Rasionalisasi PPPK Mengemuka dalam Reses DPRD NTT Bersama Warga DPRD NTT Desak Perbaikan Darurat Tanggul Pantai Papela yang Jebol PHK 9.000 PPPK Ancam IPM NTT, Anton Landi: Bisa Mundur 5–10 Tahun PDIP Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Minta Reformasi Tata Kelola dan Peningkatan Dividen PAD

Politik

Kunjungan Kelembagaan Anggota DPRD NTT Klara Motu Loi di Manggarai Barat 

badge-check


					Kunjungan Kelembagaan Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi, SH Perbesar

Kunjungan Kelembagaan Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi, SH

Kupang – Kunjungan Kelembagaan DPRD NTT di Kabupaten Manggarai Barat oleh Anggota DPRD NTT, Clara Motu Loi bersama 14 anggota dewan lintas komisi berkesempatan mengunjungi beberapa lokasi.

Selama enam hari melakukan kunjungan kelembagaan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Klara Motu Loi berkesempatan mengunjungi SMKN 1 Labuan Bajo pada Senin 24 Februari 2025.

Kunjungan kelembagaan di hari kedua pada Selasa 25 Februari yakni mengunjungi Pelabuhan Peti Kemas milik Pelindo & KSOP III Labuan Bajo.

Klara mengatakan, pada kunjungan kelembagaan ini dewan menemukan adanya aset milik provinsi berupa dua kapal motor tidak beroperasi karena ketiadaan biaya operasional.

Dua kapal tersebut yakni, Kapal Motor Baswara Bahari 1 dan Kapal Motor Baswara Bahari 2.

“Aset pemerintah provinsi berupa 2 kapal yang tidak bisa beroperasi karena tidak ada dana operasional,” kata Klara mengutip pembicaraan staf penjaga kapal.

Kunjungan Kelembagaan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat

Anggota Komisi II DPRD NTT, mengatakan bahwa selama di Labuan Bajo, dirinya bersama dewan lainnya melakukan kunjungan kelembagaan di Terminal Nggorang milik Provinsi NTT.

“Terminal ini sudah tidak layak alias rusak parah,” ungkapnya.

Anggota DPRD dari Fraksi PKB ini juga mengatakan, kunjungan Kelembagaan DPRD NTT juga berkesempatan melihat ruas jalan provinsi di Terang yang telah rusak parah.

“Kami juga berkesempatan mengunjungi perkampungan nelayan di Labuan Bajo,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Rasionalisasi PPPK Mengemuka dalam Reses DPRD NTT Bersama Warga

13 Maret 2026 - 11:27 WIB

DPRD NTT Desak Perbaikan Darurat Tanggul Pantai Papela yang Jebol

5 Maret 2026 - 12:51 WIB

PHK 9.000 PPPK Ancam IPM NTT, Anton Landi: Bisa Mundur 5–10 Tahun

5 Maret 2026 - 11:25 WIB

PDIP Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Minta Reformasi Tata Kelola dan Peningkatan Dividen PAD

4 Maret 2026 - 14:41 WIB

DPRD NTT Siapkan Payung Hukum Baru Pengelolaan DAS yang Adaptif dan Komprehensif

2 Maret 2026 - 12:09 WIB

Trending di Politik