Kupang – Sebanyak 25 kantong darah terkumpul dalam kegiatan donor darah yang digelar Sekretariat DPRD Nusa Tenggara Timur di lobi Kantor DPRD NTT, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini melibatkan pimpinan dan anggota DPRD NTT, ASN, siswa magang, serta wartawan, dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra pelaksana.

Sekretaris DPRD NTT, Alfonsius Watu Raka, mengatakan kegiatan donor darah merupakan program sosial yang dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan.
“Ini kegiatan rutin tiap tiga bulan sekali,” ujar Alfonsius.
Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur di lingkungan DPRD NTT diharapkan dapat membantu menambah ketersediaan darah yang dibutuhkan masyarakat.
“Kali ini sebanyak 25 kantong darah terdiri dari golongan darah A sebanyak enam kantong, B sembilan kantong dan darah O sepuluh kantong,” tandasnya.
Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni, mengatakan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Kami diizinkan berbagi,” kata Emi.
Emi mengapresiasi dukungan PMI melalui Unit Transfusi Darah yang melayani pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut dia, kebutuhan darah bagi pasien terkadang tidak terlihat secara langsung, tetapi sangat berarti bagi mereka yang sedang menjalani perawatan.
“Kelihatan biasa saja, tetapi ternyata satu tetes berharga,” ujarnya.
Emi mengatakan dirinya juga pernah mengikuti donor plasma saat pandemi Covid-19. Pada kegiatan kali ini, ia kembali mengikuti donor setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.
“Berbuat kebaikan dengan membantu darah adalah luar biasa karena membantu orang sakit. Berbagi tidak saja harus dengan benda atau sesuatu yang terlihat secara fisik,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan semakin banyak masyarakat yang bersedia mendonorkan darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien.













