Menu

Mode Gelap
DPRD NTT Usulkan Ada Payung Hukum bagi ODGJ Bocah Yatim Pejuang TB dan HIV di Manggarai Timur Dapat Perhatian Serius Gubernur NTT 3.003 Siswa NTT Lolos SNBP 2026, Rektor UNADRI: Talent Scouting Jadi Fondasi Transformasi Pendidikan Program Talent Scouting Melki–Johni Berbuah Manis, 3.003 Siswa NTT Tembus SNBP 2026 Simson Polin: Obor Paskah Jadi Simbol Damai dari NTT untuk Dunia PSI Setujui Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda, Tekankan Transparansi dan Target Dividen 2026

Kilas NTT

Bocah Yatim Pejuang TB dan HIV di Manggarai Timur Dapat Perhatian Serius Gubernur NTT

badge-check


					Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

Borong – Kisah pilu yang dialami NTL (11), bocah yatim piatu asal Kabupaten Manggarai Timur, yang berjuang melawan TB Paru dan HIV/AIDS stadium 3, akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perhatian tersebut datang langsung dari Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, setelah dirinya mengetahui kondisi Tasia melalui video yang beredar di media sosial TikTok.

Tersentuh dengan kondisi yang dialami Tasia, Gubernur segera menginstruksikan langkah cepat dengan memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk turun langsung ke lapangan.

Instruksi tersebut mencakup kunjungan ke kediaman NTL sekaligus melakukan pemetaan kebutuhan bantuan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan dasar lainnya guna menjamin masa depan Tasia tetap terjaga.

Menindaklanjuti arahan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, langsung menggerakkan cabang dinas terdekat untuk melakukan asesmen di lapangan.

“Bapak Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap kondisi anak-anak seperti NTL. Beliau menegaskan agar segera dilakukan pengecekan langsung dan memastikan negara hadir memberikan solusi,” ujar Ambrosius kepada wartawan di Kupang, Selasa (21/04/2026).

Ia menegaskan, Gubernur meminta agar seluruh kebutuhan NTL dipetakan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pendidikan, tetapi juga kesehatan serta kebutuhan dasar lainnya.

“Pesan Bapak Gubernur jelas, kita harus bergerak cepat, melihat langsung kondisi NTL di Manggarai Timur dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta berkelanjutan,” tambahnya.

Di lapangan, Kepala SMA Negeri 1 Elar, Hermanus Ernus, turut turun langsung melihat kondisi Tasia. Dari hasil kunjungan diketahui, NTL kini tinggal bersama sang nenek setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Ia sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Borong. Namun, karena kendala jarak dan biaya transportasi, pengobatan dialihkan ke fasilitas kesehatan yang lebih dekat.

Saat ini, NTL menjalani rawat jalan di RSUD Ben Mboi Ruteng dan rutin melakukan kontrol setiap bulan. Meski biaya pengobatan telah ditanggung melalui BPJS, beban transportasi masih menjadi kendala utama keluarga.

“Pertimbangan utama keluarga adalah biaya transportasi. Jarak ke Borong terlalu jauh dan cukup berat dari sisi ongkos,” jelas Hermanus.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Ambrosius Kodo langsung melaporkannya kepada Gubernur NTT. Cabang dinas bersama para kepala sekolah dan guru SMA/SMK di Manggarai Timur kini telah melakukan penggalangan donasi secara internal.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Manggarai Timur, Frumensius Hemat, menyampaikan pihaknya membuka donasi terbuka yang melibatkan seluruh insan pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur sebagai bentuk solidaritas.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT juga tengah berkoordinasi dengan MKKS Kabupaten Manggarai untuk menyiapkan rumah singgah bagi NTL dan keluarganya selama menjalani pengobatan di Ruteng.

Langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi sekaligus memastikan NTL memperoleh akses pengobatan yang lebih layak dan berkelanjutan. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simson Polin: Obor Paskah Jadi Simbol Damai dari NTT untuk Dunia

9 April 2026 - 11:55 WIB

Rote Ndao Siap Sambut Obor Perdamaian Festival Paskah Pemuda GMIT 2026

22 Maret 2026 - 09:45 WIB

Gubernur Melky Kantongi Hasil Investigasi Inspektorat

17 Maret 2026 - 01:56 WIB

Pemotongan TKD Kabupaten Alor Capai Rp140 Miliar, Wabup Optimis Program Bisa Berjalan 

12 November 2025 - 11:10 WIB

Aturan Pembatasan Peredaran Ternak Rugikan Pengusaha Babi Asal Sumba

28 Oktober 2025 - 06:48 WIB

Trending di Kilas NTT