Kupang – Leonardo AR Waleng terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Kupang periode 2026–2029 dalam Musyawarah Komisariat Cabang (MUSKOMCAB) Pemuda Katolik Kota Kupang yang berlangsung di Gedung DPD RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (7/11/2026).
MUSKOMCAB kali ini mengusung tema “Konsolidasi Organisasi yang Adaptif dan Kolaboratif: Mewujudkan Kader Pemuda Katolik Kota Kupang yang Progresif di Era Digital.”

Leonardo terpilih setelah seluruh peserta yang memiliki hak suara menyatakan persetujuan dan memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Pemuda Katolik Kota Kupang selama tiga tahun ke depan.
Forum MUSKOMCAB dipimpin Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi NTT, Yuvensius Tukung. Kegiatan tersebut dihadiri delegasi dari enam kecamatan di Kota Kupang yang memiliki hak suara. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh semangat persaudaraan.
Turut hadir Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Sikka Edwardus Bram Kopong, Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) drh. Luciana Mathilda Wio, serta Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Kupang Zakarias William J. Siga.
Terpilihnya Leonardo sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Valentinus Kopong Masan sebagai Ketua Pemuda Katolik Kota Kupang periode 2023–2026. Selama masa kepemimpinannya, Valentinus didampingi Adrianus Leo Du sebagai sekretaris.
Romo Moderator Komda Pemuda Katolik NTT, Jefry Bonlai, Pr, mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi sekaligus momentum untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan.
Ia berharap, kepemimpinan Leonardo dapat mempertahankan berbagai program positif dari kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan gagasan, inovasi, dan terobosan baru yang sesuai dengan kebutuhan kader serta dinamika sosial masyarakat Kota Kupang.
Sementara itu, Ketua Komda Pemuda Katolik NTT, Yuvensius Tukung, berharap kepemimpinan Leonardo AR Waleng atau Yanto Waleng dapat memperkuat konsolidasi organisasi, kaderisasi, dan kapasitas sumber daya manusia.
Pemanfaatan teknologi digital serta perluasan jejaring kolaborasi juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan untuk membangun organisasi yang adaptif dan progresif sesuai dengan tema MUSKOMCAB.
Dia berharap Pemuda Katolik Kota Kupang semakin memperkuat peran dan kontribusinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pasca-pemilihan, forum MUSKOMCAB juga menetapkan tim formatur yang bertugas menyusun dan merampungkan komposisi Badan Pengurus Pemuda Katolik Kota Kupang periode 2026–2029.
Tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan yang solid dan representatif serta mempersiapkan sejumlah agenda organisasi, termasuk tahapan menuju pelantikan pengurus baru.
“Terpilihnya Leonardo AR Waleng diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, regenerasi kader, dan meningkatkan kontribusi Pemuda Katolik bagi Gereja, masyarakat, serta pembangunan Kota Kupang dan Provinsi NTT,” harapnya













