Menu

Mode Gelap
Sasando Motor Rote Ndao Buka Cabang di Oesapa, Solusi Tepat Service Motor Mahasiswa KKB Bank NTT Jadi Solusi Pembiayaan Kendaraan, Bantu Warga dan Pelaku Usaha Lebih Produktif Stan Sederhana, Karya Luar Biasa: Pesona SMKN 1 Waikabubak di Panggung Hardiknas Gubernur Melky Apresiasi Inovasi UPTD Tekkomdik Lahirkan Buku Peta Satuan Pendidikan Dari Tomat hingga Studio Mini, SMK Sasitamean Curi Perhatian di Pameran Hardiknas NTT Kisah Simson Polin, Dari Jualan Es Manis di Pelabuhan Pantai Baru Hingga Kursi DPRD NTT

Kilas NTT

Penanganan Sampah, Birokrasi dan UMKM Jadi Prioritas Program 100 Hari Kerja Christian – Serena

badge-check


					Hari Pertama Kerja Walikota Kupang dan Wakil Walikota Kupang Perbesar

Hari Pertama Kerja Walikota Kupang dan Wakil Walikota Kupang

Kupang – Walikota Kupang, dr. Christian Widodo mencanangkan tiga program prioritas selama 100 hari kerja kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Kupang, Serena Francis.

Program prioritas 100 hari kerja adalah penanganan sampah, mengisi kembali jabatan kosong dalam birokrasi dan UMKM.

“Jadi dalam 100 hari itu cukup tiga dulu agar kami bisa fokus,” kata Christian kepada wartawan di Kupang pada Sabtu 1 Maret 2025.

Terkait penanganan sampah selama selama 100 hari kerja, dirinya dan wakil walikota fokus pada ruas jalan protokol sambil membenahi manajemen pengelolaan sampah.

“Dalam 100 hari itu tidak boleh lagi ada kasat mata sampah-sampah di jalan sambil kita benahi sistem pengolahan sampah yang komprehensif dan lengkap,”  ujarnya.

Untuk mendukung program prioritas penanganan sampah, dirinya dan wakil walikota menginginkan pengelolaan sampah tidak berakhir di TPA Alak namu berakhir di enam kecamatan.

“Yang dikirim ke Alak itu hanya 15 persen residunya. Tidak lagi semua dikirim ke Alak. “Kita mau sistem pengolahan sampah lebih canggih. Kita bangun sistem pengolahan di setiap kecamatan,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja mengatakan, dewan mendukung tiga program prioritas 100 hari kerja Walikota Kupang dr Christian Widodo dan Wakil Walikota Kupang, Serena Francis.

Richard berharap program prioritas 100 hari kerja ini dapat didukung oleh birokrasi.

“Seluruh ASN, PPPK bisa bekerja dengan walikota dan wakil walikota dalam menjalankan visi dan misi,” harapnya.

DPRD Kota Kupang, kata Richard tetap melakukan pengawasan seluruh program serta pengawasan anggaran di Kota Kupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bocah Yatim Pejuang TB dan HIV di Manggarai Timur Dapat Perhatian Serius Gubernur NTT

21 April 2026 - 13:06 WIB

Simson Polin: Obor Paskah Jadi Simbol Damai dari NTT untuk Dunia

9 April 2026 - 11:55 WIB

Rote Ndao Siap Sambut Obor Perdamaian Festival Paskah Pemuda GMIT 2026

22 Maret 2026 - 09:45 WIB

Gubernur Melky Kantongi Hasil Investigasi Inspektorat

17 Maret 2026 - 01:56 WIB

Pemotongan TKD Kabupaten Alor Capai Rp140 Miliar, Wabup Optimis Program Bisa Berjalan 

12 November 2025 - 11:10 WIB

Trending di Kilas NTT