Menu

Mode Gelap
Kejati NTT Komitmen Dampingi Bank NTT Secara Hukum Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati Jokowi Dinilai Masih Memiliki Ikatan Emosional dengan Masyarakat NTT Simson Polin: Kunjungan Jokowi Jadi Kehormatan bagi Masyarakat NTT Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen TPID NTT Libatkan Sekolah Kendalikan Inflasi Lewat Cabai

Ekonomi

Warga Desa di Batas Timor Leste Minta Pemerintah Bangun Pasar dan Lampu Jalan untuk Antisipasi Penyelundupan 

badge-check


					Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi saat reses di Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu Perbesar

Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi saat reses di Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu

Kupang – Warga desa perbatasan sering menghadapi tantangan terkait penerangan jalan yang terbatas, yang bisa berdampak pada keamanan dan kenyamanan mereka, terutama di malam hari.

Keluhan ini disampaikan Warga Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu kepada Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi saat melakukan reses beberapa waktu lalu.

“Masyarakat minta penerangan lampu jalan. Desa ini merupakan daerah tapal batas jadi keamanan TDK terjamin. Mereka juga minta di buka pasar batas supaya tidak ada lagi penyelundupan,” jelas Klara kepada media ini pada Minggu 30 Maret 2025.

Keluhan ini, kata Klara menunjukkan bahwa warga menghadapi tantangan terkait penerangan jalan dan pasar karena dia hal tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan serta mencegah potensi masalah sosial dan ekonomi.

Menurutnya, penerangan jalan yang memadai sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama di daerah yang terletak di wilayah perbatasan.

Sementara itu, pasar dapat memberikan fasilitas bagi masyarakat untuk melakukan transaksi ekonomi dengan lebih aman, serta mengurangi risiko penyelundupan barang ilegal yang mungkin terjadi tanpa pengawasan yang tepat.

Dia menambahkan, penguatan infrastruktur seperti penerangan jalan dan pasar di daerah perbatasan juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan kontrol terhadap aktivitas ilegal dan memperbaiki ekonomi lokal.

“Selain itu, pasar yang teratur bisa menjadi pusat perdagangan yang sah dan sehat, sehingga memperkecil kemungkinan penyelundupan barang atau perdagangan ilegal,” kata Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati

30 Juli 2026 - 14:17 WIB

Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen

28 Juli 2026 - 05:11 WIB

TPID NTT Libatkan Sekolah Kendalikan Inflasi Lewat Cabai

25 Juli 2026 - 10:26 WIB

Sasando Motor Rote Ndao Buka Cabang di Oesapa, Solusi Tepat Service Motor Mahasiswa

6 Mei 2026 - 08:32 WIB

KKB Bank NTT Jadi Solusi Pembiayaan Kendaraan, Bantu Warga dan Pelaku Usaha Lebih Produktif

4 Mei 2026 - 02:06 WIB

Trending di Ekonomi