Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Ekonomi

Pelaku UMKM di Desa Umalawain Butuh Bantuan Modal Usaha

badge-check


					Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi saat reses di Desa Umalawain Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka Perbesar

Anggota Komisi II DPRD NTT, Klara Motu Loi saat reses di Desa Umalawain Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka

Kupang – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Umalawain, Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka sangat membutuhkan bantuan modal usaha untuk mengembangkan bisnis mereka.

Banyak dari mereka memiliki potensi besar dan ide-ide inovatif, namun terkendala oleh minimnya akses terhadap permodalan.

Demikian disampaikan Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi melalui pesan WhatsApp yang diterima media ini beberapa waktu lalu.

Menurut Klara, keterbatasan modal ini menjadi penghambat utama bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi.

“Banyak UMKM yang tidak bisa memenuhi permintaan pasar karena keterbatasan modal untuk membeli bahan baku atau peralatan tambahan,” kata Anggota Komisi II DPRD NTT ini.

Klara yang juga Anggota DPRD NTT dari Dapil 7 (Belu, Malaka, TTU), menyebut, bantuan modal ini dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pasar

“Kurangnya modal seringkali membuat UMKM kesulitan untuk melakukan promosi atau distribusi produk ke luar desa,” terangnya.

Dia menyebut, mengembangkan inovasi produk tanpa modal yang cukup akan sulit bagi pelaku UMKM untuk berinovasi dan menciptakan produk-produk baru yang lebih kompetitif.

“Dengan berkembangnya UMKM, secara otomatis akan membuka peluang kerja baru bagi warga desa lainnya,” terangnya.

Bantuan modal usaha yang dibutuhkan bisa dalam berbagai bentuk, seperti pinjaman lunak dengan bunga rendah, hibah, atau program pendampingan yang terintegrasi dengan akses permodalan.

Dukungan ini akan sangat berarti untuk menggeliatkan perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Butuh.

“Saya berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa melihat kebutuhan yang dialami warga desa Umalawain,” tandas Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTT Perkuat Ekonomi Masyarakat Desa Tunbes

15 Oktober 2026 - 02:27 WIB

PA GMNI NTT Usulkan Empat Langkah Atasi Kelangkaan BBM Bersubsidi

13 Oktober 2026 - 11:14 WIB

FTZ NTT Harus Dorong Nilai Tambah Komoditas Lokal

14 September 2026 - 04:36 WIB

Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati

30 Juli 2026 - 14:17 WIB

Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen

28 Juli 2026 - 05:11 WIB

Trending di Ekonomi