Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Ragam

PT Flobamor Bakal Ambil Alih Pengelolaan NTT Mart Mulai 2027

badge-check


					PT Flobamor Bakal Ambil Alih Pengelolaan NTT Mart Mulai 2027 Perbesar

Kupang – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Flobamor (Perseroda) bakal mengambil alih pengelolaan NTT Mart dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengambilalihan program yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada 2027.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi PT Flobamor untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM) di NTT.

Direktur Ekonomi Kerakyatan PT Flobamor (Perseroda), Leonardo A.R. Waleng, mengatakan pengembangan NTT Mart akan menjadi salah satu bisnis utama perusahaan sekaligus instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

“Pengembangan NTT Mart juga akan menjadi salah satu bisnis utama PT Flobamor,” ujar Leonardo Waleng di Kupang, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Leonardo, PT Flobamor berkomitmen mendukung UMKM dan IKM di NTT melalui penguatan akses pasar.

Karena itu, pihaknya telah melakukan kurasi terhadap berbagai produk UMKM selama dua bulan terakhir.

“Kami ingin memastikan agar fokus program ekonomi kerakyatan yang digagas Gubernur NTT dapat diwujudkan secara maksimal,” ungkapnya.

Ia berharap melalui proses kurasi tersebut, produk-produk UMKM asal NTT tidak lagi dipandang sebelah mata, tetapi mampu menunjukkan kualitas dan daya saing di pasar yang lebih luas.

Selain mengambil alih pengelolaan NTT Mart pada 2027, PT Flobamor juga menargetkan pembukaan tiga NTT Mart baru di Kota Kupang pada September 2026.

Ketiga lokasi tersebut masing-masing berada di Jalan Basuki Rahmat, kawasan kantor gubernur lama, NTT Mart Perikanan yang berada di kawasan TPI Oeba serta NTT Mart yang berlokasi di dalam kompleks Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari.

Saat ini, NTT Mart yang berada di Jalan Palapa, tepatnya di depan Kantor Pos, menjadi satu-satunya NTT Mart di Kota Kupang yang masih dikelola oleh Disperindag Provinsi NTT.

Untuk memperkuat ekosistem usaha UMKM, PT Flobamor juga akan menjalin kerja sama dengan pihak terkait, termasuk melalui pengembangan NTT Mart di sektor perikanan.

Leonardo menegaskan, PT Flobamor memiliki target yang jelas dalam pengembangan bisnis tersebut dan optimistis NTT Mart dapat menjadi salah satu sarana pemasaran produk lokal NTT.

“Kami memiliki target dan optimis. Kami juga memiliki prinsip transparansi,” tegasnya.

Tak hanya memperluas jaringan pemasaran, PT Flobamor juga menyiapkan pengembangan Food Lab atau Food Laboratory untuk mendukung kualitas produk makanan UMKM NTT.

Pengembangan Food Lab tersebut dilakukan melalui kerja sama PT Flobamor dengan Uma Kanaru Institute. Laboratorium ini diharapkan dapat membantu memastikan kualitas produk makanan sekaligus mendukung pemenuhan standar halal.

“Kami berharap dengan adanya Food Lab, produk asal NTT bisa menembus pasar nasional dan dunia,” pungkas Leonardo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Filipina Da Costa Laporkan Dugaan Kelalaian Medis 

25 September 2026 - 04:45 WIB

Saat Pekarangan Kantor Menghasilkan Sayur dan PAD

10 September 2026 - 08:32 WIB

Kuasa Hukum Soroti Penerapan Pasal dalam Kasus Dokter Icha

9 September 2026 - 06:30 WIB

Pengurus Kopdit Hasil RAT Hotel Harper Klaim Sah Secara Hukum

9 September 2026 - 01:37 WIB

Dewan Kehormatan KAI NTT Resmi Terima Berkas Dugaan Pelanggaran Etik BT

11 Agustus 2026 - 04:45 WIB

Trending di Ragam