Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Pendidikan

3.003 Siswa NTT Lolos SNBP 2026, Rektor UNADRI: Talent Scouting Jadi Fondasi Transformasi Pendidikan

badge-check


					Rektor Universitas Aryasatya De Muri (UNADRI), Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum. Foto: Istimewa Perbesar

Rektor Universitas Aryasatya De Muri (UNADRI), Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum. Foto: Istimewa

Kupang – Sebanyak 3.003 siswa Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Capaian ini mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Aryasatya De Muri (UNADRI), Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum, yang menilai pendekatan talent scouting menjadi fondasi penting dalam transformasi pendidikan di daerah.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma, arah kebijakan pendidikan di NTT mulai bergeser dari pendekatan administratif menuju strategi berbasis potensi.

“Ketika potensi anak-anak NTT dikenali dan dibina secara serius, mereka mampu bersaing di tingkat nasional. Ini bukan sekadar angka, tetapi sinyal perubahan arah kebijakan pendidikan yang lebih strategis,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut harus dimaknai sebagai titik awal. Tantangan selanjutnya adalah memastikan para siswa mampu bertahan dan menyelesaikan studi di perguruan tinggi.

“Penguatan budaya akademik sangat penting, mulai dari membangun kebiasaan berpikir kritis, budaya membaca, hingga kemandirian belajar. Tanpa itu, mahasiswa berisiko tertinggal di lingkungan perguruan tinggi yang kompetitif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menyebut capaian ini merupakan hasil strategi yang dijalankan secara terencana dan berjenjang. Pemerintah terlibat langsung dalam pemetaan potensi siswa, penguatan kapasitas akademik, hingga pendampingan selama proses seleksi.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, jumlah siswa kelas XII SMA/SMK di NTT mencapai 81.231 orang. Dari jumlah tersebut, 3.003 siswa berhasil lolos melalui jalur SNBP yang menitikberatkan pada nilai rapor serta prestasi akademik dan non-akademik.

Sebaran kelulusan mencakup berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Universitas Nusa Cendana (Undana) menjadi tujuan terbanyak dengan 2.260 siswa, disusul Universitas Timor (Unimor) sebanyak 357 siswa.

Sejumlah siswa juga diterima di kampus-kampus unggulan seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Pemerintah Provinsi NTT memastikan strategi talent scouting akan terus diperkuat melalui pendataan minat dan prestasi siswa sejak dini, pendampingan intensif saat pendaftaran, serta evaluasi menyeluruh untuk penyempurnaan kebijakan di tahun-tahun mendatang.

“Ini merupakan komitmen jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul di NTT melalui sektor pendidikan,” tegasnya. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TKA 2026 Jadi Instrumen Peningkatan Mutu Pendidikan

14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

294 Guru NTT Disiapkan Jadi Bakal Calon Kepala Sekolah

5 Oktober 2026 - 06:42 WIB

SMKN 3 Kupang Jadi Rebutan Calon Siswa Baru

8 Juli 2026 - 12:12 WIB

Kepsek SMA Negeri 3 Kupang Bantah Tudingan Pungli dalam Proses Mutasi Siswa

12 Mei 2026 - 23:54 WIB

Stan Sederhana, Karya Luar Biasa: Pesona SMKN 1 Waikabubak di Panggung Hardiknas

2 Mei 2026 - 12:28 WIB

Trending di Pendidikan