Menu

Mode Gelap
Rote Ndao Siap Sambut Obor Perdamaian Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 Gubernur Melky Kantongi Hasil Investigasi Inspektorat Isu Rasionalisasi PPPK Mengemuka dalam Reses DPRD NTT Bersama Warga DPRD NTT Desak Perbaikan Darurat Tanggul Pantai Papela yang Jebol PHK 9.000 PPPK Ancam IPM NTT, Anton Landi: Bisa Mundur 5–10 Tahun PDIP Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Minta Reformasi Tata Kelola dan Peningkatan Dividen PAD

Politik

Pemerintah Diminta Buka Jalur Alternatif Menuju Amfoang 

badge-check


					Anggota Komisi II DPRD NTT, Junus Naisunis Perbesar

Anggota Komisi II DPRD NTT, Junus Naisunis

Kupang – Sebanyak tiga jembatan yang menghubungkan Fatuleu menuju Amfoang bagian timur dan Amfoang bagian bagian barat di Kabupaten Kupang lumpuh akibat longsor yang terjadi dua tahun lalu.

Ketiga jembatan tersebut adalah, jembatan Kapsali yang putus pada 24 Desember 2022, jembatan Termanu putus pada 6 Februari 2025 dan jembatan Noelbisnaen 6 Februari 2024.

Putusnya tiga jembatan ini mengakibatkan warga yang berada di Amfoang harus mengambil rute perjalanan melewati dua kabupaten yakni kabupaten TTU dan kabupaten TTS.

Selain harus melewati dua kabupaten, rute lainnya adalah melalui jalur laut. Jalur ini tidak bisa digunakan ketika memasuki bulan Januari – Maret karena cuaca buruk.

Menyikapi situasi ini, anggota DPRD NTT dari Dapil II (Kabupaten Kupang, Sabu Raijua dan Rote Ndao), pendeta Junus Naisunis meminta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat segera memperbaiki tiga jembatan tersebut.

Menurut Naisunis, kondisi ini sangat memprihatikan bagi warga Amfoang. Karena, selama dua tahun harus hidup dalam ketidakmampuan hanya karena akses jalan yang terbatas.

“Minta pemerintah untuk segera membuat jalan alternatif untuk tiga jembatan ini agar lalu lintas kendaraan bisa terbuka kembali,” katanya pada Rabu 14 Mei 2025.

Naisunis mengakui bahwa saat ini ada pengusaha lokal yang telah membuka jalan alternatif menggunakan alat berat. Perbaikan ini, katanya hanya bisa digunakan secara sementara bukan permanen.

“Sementara ini perbaikan sedang berlangsung dan kendaraan sudah bisa lewat,” terangnya.

Dirinya berharap, pemerintah segera membuka jalur jalan alternatif yang mampu menuju Amfoang bagian barat dan Amfoang bagian timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Isu Rasionalisasi PPPK Mengemuka dalam Reses DPRD NTT Bersama Warga

13 Maret 2026 - 11:27 WIB

DPRD NTT Desak Perbaikan Darurat Tanggul Pantai Papela yang Jebol

5 Maret 2026 - 12:51 WIB

PHK 9.000 PPPK Ancam IPM NTT, Anton Landi: Bisa Mundur 5–10 Tahun

5 Maret 2026 - 11:25 WIB

PDIP Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Minta Reformasi Tata Kelola dan Peningkatan Dividen PAD

4 Maret 2026 - 14:41 WIB

DPRD NTT Siapkan Payung Hukum Baru Pengelolaan DAS yang Adaptif dan Komprehensif

2 Maret 2026 - 12:09 WIB

Trending di Politik