Menu

Mode Gelap
Rote Ndao Siap Sambut Obor Perdamaian Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 Gubernur Melky Kantongi Hasil Investigasi Inspektorat Isu Rasionalisasi PPPK Mengemuka dalam Reses DPRD NTT Bersama Warga DPRD NTT Desak Perbaikan Darurat Tanggul Pantai Papela yang Jebol PHK 9.000 PPPK Ancam IPM NTT, Anton Landi: Bisa Mundur 5–10 Tahun PDIP Dukung Bank NTT Jadi Perseroda, Minta Reformasi Tata Kelola dan Peningkatan Dividen PAD

Ragam

Pengabdian Satgas Yonif 743/PSY di Puncak Jaya, Antara Tugas Jaga Keamanan, Sahabat dan Penolong

badge-check


					Tim Medis Satgas Yonif 743/PSY saat mengobati korban kecelakaan. Foto: Istimewa Perbesar

Tim Medis Satgas Yonif 743/PSY saat mengobati korban kecelakaan. Foto: Istimewa

Puncak Jaya – Kehadiran Satgas Yonif 743/PSY di medan penugasan Papua yang menantang, tidak menyurutkan semangat membangun hubungan keakraban bersama masyarakat di Puncak Jaya.

Kepedulian dan rasa tanggungjawab dibuktikan prajurit TNI dengan merespon cepat keluhan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Ini dibuktikan saat Pos Ramil Yambi merespons cepat kejadian kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang anak di Kampung Yambi, Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua, Minggu (3/08/2025).

Korban langsung mendapat pertolongan pertama dari petugas medis usai dibawa warga ke Pos Satgas Yonif 743/PSY.

Danpos Ramil Yambi, Sertu Antonius Lado, mengatakan akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, tangan dan kaki.

“Kami langsung lakukan tindakan medis darurat, luka dibersihkan menggunakan antiseptik, lalu diberikan jahitan pada bagian yang robek, serta obat antibiotik dan pereda nyeri untuk mencegah infeksi,” jelasnya.

Usai mendapat penanganan dari Tim Medis Satgas Yonif 743/PSY, ibu korban, Tsani Talenggen menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang telah diberikan kepada anaknya.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak Pos yang cepat sekali membantu anak kami. Kami merasa sangat terbantu dan terharu atas kepedulian ini,” ucapnya penuh haru.

Dansatgas Yonif 743/PSY, Letkol Inf. Hery Mujiono mengatakan bahwa ksi kemanusiaan ini menjadi gambaran nyata semangat Satgas Yonif 743/PSY dalam mengabdi di Bumi Cenderawasih.

Menurutnya, kehadiran prajurit TNI di medan tugas tidak sekadar bertugas menjaga keamanan, namun juga hadir sebagai sahabat dan penolong dalam setiap situasi darurat yang dihadapi masyarakat.

“TNI hadir tidak saja bertugas menjaga keamanan namu lebih dari itu, hadir sebagai sahabat dan penolong,” tandasnya. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov NTT Ajukan Ranperda Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda

4 Maret 2026 - 00:58 WIB

RI–RDTL Siapkan Penanganan Terpadu 10 DAS Lintas Batas Negara

2 Maret 2026 - 14:05 WIB

PABSI NTT Target Medali pada PON 2028 di Bawah Kepemimpinan Simson Polin

27 Februari 2026 - 11:15 WIB

Kejari Kabupaten Kupang Catat Capaian Signifikan Pemulihan Kredit Macet BRI

14 Februari 2026 - 08:05 WIB

Kejari Kota Kupang Tegaskan Penetapan Tersangka Chris Liyanto Sah Secara Yuridis

12 Februari 2026 - 00:43 WIB

Trending di Ragam