Menu

Mode Gelap
Kejati NTT Komitmen Dampingi Bank NTT Secara Hukum Bank NTT Perkuat Pendampingan Hukum Bersama Kejati Jokowi Dinilai Masih Memiliki Ikatan Emosional dengan Masyarakat NTT Simson Polin: Kunjungan Jokowi Jadi Kehormatan bagi Masyarakat NTT Transformasi Bank NTT Berbuah Manis, Laba Bersih Melonjak 31,94 Persen TPID NTT Libatkan Sekolah Kendalikan Inflasi Lewat Cabai

Ragam

KKBM Kupang Gelar Raker 2025-2028, Perkuat Sinergi dan Konsolidasi Organisasi

badge-check


					Rapat Kerja (Raker) KKBM Kupang Periode 2025-2028 Perbesar

Rapat Kerja (Raker) KKBM Kupang Periode 2025-2028

Kupang – Komunitas Kita Bersaudara Maumere (KKBM) Kupang menggelar Rapat Kerja (Raker) pengurus periode 2025–2028 di Aula Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (7/2/2026).

Mengambil tema “Sinergi Kebersamaan sebagai Landasan Gerak Maju KKBM” Raker ini diikuti 75 peserta yang terdiri dari dewan penasehat dan pengurus.

Ketua Panitia Raker, Agustinus Mboi menjelaskan, rapat kerja merupakan agenda penting organisasi untuk menyepakati berbagai keputusan strategis serta menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi organisasi.

Menurutnya, Raker menjadi wadah koordinasi program kerja sekaligus ruang untuk menyelaraskan visi, misi dan tujuan organisasi dengan menghimpun berbagai ide dan masukan dari anggota yang memiliki latar belakang serta pemahaman yang beragam.

“Organisasi kemasyarakatan harus terus berkembang. Karena itu, setiap pengurus wajib menyusun program kerja yang berdampak bagi kesejahteraan anggota dan kemajuan organisasi,” ujar Agustinus.

Pelaksanaan Raker ini didasarkan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tahun 2025 yang telah direvisi, keputusan dewan pengurus tertanggal 1 Februari 2026, serta Surat Keputusan Ketua KKBM Kupang tentang komposisi kepanitiaan Raker 2026.

Agustinus menambahkan, Raker bertujuan merumuskan rencana strategis organisasi, meningkatkan konsolidasi internal serta melakukan evaluasi kinerja guna memastikan keselarasan program kerja selama satu periode kepengurusan.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat KKBM Kupang, Kristo Blasin menegaskan bahwa Raker bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi.

“Kita ingin membawa lembaga ini ke arah yang lebih baik. Yang lebih penting adalah menyelaraskan pikiran, perkataan dan perbuatan demi kemajuan organisasi,” katanya.

Ia menegaskan, dewan penasehat berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengurus dalam menjalankan roda organisasi, tanpa mengambil alih peran pengurus.

“Kami sadar diri tidak mengambil tugas pengurus. Kami hadir untuk memberikan gagasan dan dorongan agar organisasi ini sukses,” tegas Blasin.

Ketua KKBM Kupang, Agus Bajo menambahkan, dinamika yang terjadi dalam Musyawarah Besar (Mubes) sebelumnya menjadi bagian dari proses regulasi organisasi. Karena itu, Raker dinilai penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat arah gerak organisasi.

Ia berharap setiap bidang dalam kepengurusan mampu menghasilkan program kerja yang terukur dan selaras dengan AD/ART yang telah difinalisasi.

“Kita disatukan dalam ikatan kebersamaan, bersatu, bersaudara dan berkarya demi sesama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati NTT Komitmen Dampingi Bank NTT Secara Hukum

30 Juli 2026 - 14:29 WIB

PT Pinus Merah Abadi Menang Sengketa Kebakaran Gudang di Kupang

9 Juli 2026 - 07:54 WIB

Kisah Simson Polin, Dari Jualan Es Manis di Pelabuhan Pantai Baru Hingga Kursi DPRD NTT

29 April 2026 - 04:28 WIB

Bank NTT Ruteng Perluas Inklusi Keuangan Lewat 40 Agen Be Ju Bisa, Transaksi Tembus Rp30,2 Miliar

29 April 2026 - 01:41 WIB

Pemprov NTT Ajukan Ranperda Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda

4 Maret 2026 - 00:58 WIB

Trending di Ragam