Menu ✖

Mode Gelap
PERKEMI NTT Gelar TC Jangka Panjang Menuju Kejuaraan Dunia dan PON Witihama Taan Tou Gelar Futsal Cup 1 Rajut Persaudaraan Diaspora Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Tawaran Bunga Tinggi dari Lembaga Keuangan Ilegal Festival Fronteira 2026 Jadi Ruang Eratkan NTT dan Timor Leste PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur RSUP Ben Mboi Buka Akses Informasi Tarif Layanan

Politik

Pemprov NTT Dinilai Terlantarkan Dua Aset Kapal Bantuan Pemerintah Pusat 

badge-check


					Anggota Komisi II DRPD NTT, Klara Motu Loi, SH Perbesar

Anggota Komisi II DRPD NTT, Klara Motu Loi, SH

Kupang – Kunjungan Kelembagaan DPRD NTT pada Selasa (25/2/2025) lalu di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat menemukan ada aset milik Pemprov NTT yang ditelantarkan.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD NTT, Klara Motu Loi kepada wartawan di Kupang pada Senin 3 Maret 2024.

Klara menerangkan, dua aset tersebut berupa Kapal Motor (KM) Baswara Bahari 1 dan KM Baswara Bahari 2.

Kapal kelas Glass Button, kata Klara merupakan bantuan hibah dari pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan pada tahun 2022 guna mendukung potensi pariwisata di Labuan Bajo.

“Aset pemerintah provinsi berupa dua kapal yang tidak bisa beroperasi karna tidak ada dana operasional,” kata Anggota Komisi II DPRD NTT ini.

Anggota DPRD NTT dari Fraksi PKB menyayangkan dua aset potensial untuk membantu pendapatan daerah tidak dimanfaatkan dengan baik.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menyampaikan kepada DPRD terkait kendala dan kesulitan karena kekurangan biaya operasional.

Menurut Klara, pemerintah terkesan menelantarkan dua aset strategis miliknya karena hanya kekurangan biaya operasional.

“Pemerintah terkesan menututupi hal ini. Kami merasa ada unsur penelantaran karena sudah dua tahun tidak ada laporan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, di masa kepemimpinan Melky-Johni, seluruh aset milik Pemprov NTT dapat dimanfaatkan guna mendukung sumber pendapatan.

“Dewan optimis pemerintahan sekarang mampu mengelola sumber pendapatan dengan memanfaatkan aset-aset strategis,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKB NTT Perkuat Kaderisasi Lewat Coaching Instruktur

19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Delapan Catatan Fraksi Persatuan Hati Nurani Rakyat untuk Pemprov NTT

22 September 2026 - 06:13 WIB

Laporan Etik Advokat Bildat Thonak Masuk Tahap Persidangan

11 September 2026 - 07:16 WIB

PSI Desak Pemprov Perpanjang Darurat di Daerah Terdampak

8 September 2026 - 11:54 WIB

DPRD NTT Perjuangkan Pelepasan Status Hutan Produksi Manulai I

7 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Trending di Politik